Berita Lain

Indeks Berita





Kamis, 28/10/2004 14:27 WIB
Joy Buka-bukaan soal Kontrak, Delon dan World Idol
Puteri Fatia - detikhot

Jakarta Joy Destiny Tobing, pemenang Indonesia Idol mengaku sudah punya firasat buruk jika ada di bawah manajemen Indomugi Pratama (IP). Joy pun memutus kontrak dengan IP.

Joy rupanya tidak takut jika pemutusan kontraknya dengan Indomugi Pratama harus memupus kesempatannya tampil di ajang World Idol. Dia bahkan berani bicara menyangsikan kebenaran keberadaan even World Idol. "Begini ya, World Idolnya saja belum pasti kapan... Sampai sekarang saja acaranya belum pasti ada," kata Joy kepada detikcom, Kamis (28/10/2004).

Lajang berusia 24 tahun itu agaknya sudah bulat untuk memutus kontrak dengan IP. Semua jadwal yang diajukan IP kepadanya ditolak mentah-mentah. Terakhir Joy tidak manggung dalam sebuah acara di Kelapa Gading. Posisinya diganti oleh Helena Adrian, alumni Indonesian Idol yang lebih dulu memutus kontrak. "Saya sudah bilang ke IP segala jadwal yang mereka buat tidak pernah saya setujui karena belum pernah ada konfirmasi ke saya," tegas Joy.

Joy juga berkeluh kesah tentang duetnya dengan Delon di panggung pasca gelaran Indonesia Idol dengan alasan lagunya yang itu-itu saja. Berikut wawancara lengkap dengan Joy Tobing:

Joy sekarang masih berada di Tarutung? Apa kegiatannya?
Iya, Joy sekarang masih berada di Tarutung (Kota di Sumatera Utara yang terletak antara Pematang Siantar dan Sibolga). Ada syukuran keluarga dan jenguk nenek yang lagi sakit. Rencana pulangnya hari ini, tapi diundur jadi Sabtu (30/10) karena pesanan kursi roda untuk nenek Joy belum datang.

Pulang dari Tarutung Joy punya rencana apa?
Seperti sudah diketahui Joy sekarang sedang ada masalah dengan Indomugi Pratama (IP). Sampai saat ini belum tahu sampai mana kelanjutannya, semua sudah ditangani pengacara Joy, Alfred Simanjuntak, paman Joy sendiri.

Semalam kamu dijadwalkan untuk tampil di Kelapa Gading bersama Delon, absennya Joy apakah sudah seizin IP?
Saya sudah bilang ke IP segala jadwal yang mereka buat tidak pernah saya setujui karena belum pernah ada konfirmasi ke saya. Segala acara yang dibuat, saya sebagai artis punya hak untuk tidak menyetujuinya.

Kabarnya Joy kesal dengan IP karena kurang diberikan kesempatan solo dan selalu tampil bareng Delon?
Bukan hanya itu saja. Saya ingin karir menyanyi saya berkembang. Duet dengan Delon juga lagunya hanya yang itu-itu saja.

Sebenarnya kapan sih masalah dengan IP dimulai?
Dari awal, dari awal sekali (Joy terdiam sebentar). Dari awal terus terang saya sudah punya firasat buruk. Ternyata benar. Awalnya ketika tanda tangan di BMG kontrak untuk album kompilasi Indonesia Idol bersama sebelas peserta lainnya, saya sudah punya firasat. Saya yakin ke depannya pasti ada yang
nggak enak.

Kenapa bisa punya firasat seperti itu?
Nggak tahu, hanya datang begitu saja saya merasa tidak enak. Saya punya feeling ke depannya ada kontrak-kontrak lagi yang pasti sulit. Dari awal 30 besar kita tahunya hanya RCTI, Fremantle, dan 19, talent management yang di London. Ternyata di Indonesia 19 menunjuk IP. Seharusnya kalau profesional dari awal pihak penyelenggara Indonesian Idol sudah mulai menyebutkan adanya kehadiran IP dan segala peraturan kontraknya. Tapi kami tak pernah diberitahu. Saya sudah mulai resah ketika usai konser spektakuler 5 besar pihak IP datang dan memperkenalkan diri. Saya sudah mulai khawatir.

Tapi dengan IP kamu kan sudah tanda tangan kontrak?
Semua memang sudah saya tanda tangan ketika tiga besar.

Lalu nggak takut kalau IP atau Indonesian Idol menuntut kerugian material?
Tentang masalah hukum saya nggak mau berbicara. Pengacara sudah mempelajari kontrak saya. Pokoknya, intinya, saya melakukan yang benar dan baik untuk kemajuan karir saya ke depannya. Sekarang Joy di manajeri oleh mama dan Joy Record yang telah saya miliki sejak lama.

Ke depan Joy punya rencana apa? Kabarnya manajer Joy, Crish juga mantan manager Queen?
Wah kalau yang itu saya masih simpan dulu. Saya nggak ingin banyak omong tanpa realisasi. Saya karir nyanyi sudah lama, saya ingin melakukan yang benar buat saya dan masa depan keluarga juga.

Bagaimana dengan kaset-kaset lama Joy yang beredar kembali sekarang?
Sebenarnya saya nggak ingin itu terjadi. Pihak BMG yang seharusnya berusaha supaya kaset itu tidak beredar.

Kamu dapat royaltinya nggak?
Kalau itu yang tahu Papa. Katanya ada yang beli putus. Tapi lebih baik tanya papa soal itu. Beliau yang menangani kontrak-kontrak saya yang dulu. Saya nggak ingin kaset-kaset lama itu menghambat kaset saya yang baru. Nanti orang jadi bingung mau beli yang mana, syukur-syukur beli semuanya.

Kembali ke masalah kontrak, apakah kamu nggak takut dengan dengan masalah ini gelar kamu dicabut dan kamu nggak boleh mengikuti World Idol?
Begini ya, World Idolnya saja belum pasti kapan. Lalu, kalau saya ikut World Idol apakah karir saya pasti jadi lebih baik? Apakah masa depan saya lebih terjamin? Sampai sekarang saja acaranya belum pasti ada. Yang ada malah Asian Idol, itu juga belum tahu kapan, ada atau nggak. Dari awal, apa pernah dengar panitia dengan pasti mengumumkan akan memberangkatkan Joy ke World Idol kapan, dan acaranya kapan juga belum jelas. Betul saya merasa tidak jelas karir saya akan kemana.

Untuk menyelesaikan masalah ini, apakah Joy berencana bertemu dengan pihak IP?
Semua sudah saya serahkan ke pengacara, kalaupun ada pertemuan pengacara saja yang mengurusnya.(tis/)

Baca juga :

The HOTtest mailinglist in town. Entertainment, lifestyle, and Love Sex Life article. You named it we got it! Join now, detikhot-subscribe@yahoogroups.com
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di iklan[at]detikhot.com,
telepon 021-7941177 (ext.524).